Rabu, 24 November 2021










 

 


Berita Webinar Bimbingan Karir

"Persiapan Memasuki Dunia Kerja"


    LPBK/LM IAIN Batusangkar telah melaksanakan kegiatan seminar online (Webinar) dengan tema “Persiapan Memasuki Dunia Kerja”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom pada hari Rabu 15 September 2021. Webinar ini diikuti sekitar 161 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa IAIN Batusangkar, Dosen, serta mahasiswa dari luar IAIN Batusangkar yang berada diberbagai daerah di Indonesia.

Alhamdulillah acara ini dibuka secara resmi oleh Bapak Rektor IAIN Batusangkar yaitu DR. Marjoni Imamora. M.Sc. Kegiatan ini juga dihadari oleh Dekan IAIN Batusangkar Dr. Adripen, M.Pd. Kegiatan ini juga dihadiri oleh ibu Emeliya Hardi, M.Pd selaku Kepala LPBK memberikan arahan tentang terlaksananya kegiatan ini.

Narasumber dalam kegiatan ini Bapak Dr. Irman, S.Ag., M.Pd merupakan dosen Bimbingan dan Konseling Institut Agaman Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Beliau mengupas materi tentang “Persiapan Memasuki Dunia Kerja”.

Webinar ini berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Antusias peserta mengikuti kegiatan ini sangat tinggi  dibuktikan dengan pertanyaan-pertanyaan yang hebat yang diberikan kepada narasumber. Semoga dengan terlaksananya webinar ini dapat memberikan semangat bagi mahasiswa yang akan wisuda dan mendapatkan pekerjaan sesuai bakat, minat dan kemampuan yang dimilikinya. Harapan kegiatan ini bisa dilaksanakan dengan menghadirkan narasumber-narasumber hebat yang mampu memperluas wawasan, pengetahuan dan inovasi baru kepada generasi bangsa.

Dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan mahasiswa mampu memilih karir sesuai dengan jurusan mereka serta :

  1. Mampu memahami konsep dan arah dalam persiapan memasuki dunia karir.
  2. Memahami bagaimana cara dan alur dalam persiapan memasuki dunia karir.
  3. Mampu memahami materi yang disampaikan baik sebagai penulis maupun peserta, sehingga kegiatan yang akan dilaksanakan mampu tercapai sesuai dengan target yang telah ditentukan
  4. Membentuk pola pikir yang terarah dari para peserta, agar mampu Persiapan memasuki dunia karir.






 BERITA WEBINAR BIMBINGAN BELAJAR

 "Kiat Sukses Menulis Terhindar Dari Plagiarisme  (Lulus Uji Turnitin)"



Labor Bimbingan dan Konseling telah menyelenggarakan Webinar Bimbingan Belajar di IAIN Batusangkar, Jumat (10/9/2021). dengan tema "Kiat Sukses Menulis Terhindar Dari Plagiarisme  (Lulus Uji Turnitin)". webinar dilakukan secara Daring (dalam jaringan) melalui via zoom. webinar diselenggarakan secara gratis dan terbuka secara umum bagi dosen, mahasiswa IAIN Batusangkar dan juga peserta umum dan lain-lain.

Webinar Dibuka dengan kata sambutan pertama langsung oleh Kepala Labor BK IAIN Batusangkar Ibuk Emeliya Hardi, M.Pd. ia mengatakan Bahwa labor Bimbingan dan konseling tidak hanya tempat labor praktek mahasiswa jurusan BK saja, tetapi seluruh mahasiswa IAIN Batusangkar, dimana dalam labor BK melayanani 4 bidang yaitu bidang belajar, sosial, agama dan karir. dimana dalam bidang belajar membuka webinar tentang "Kiat Sukses Menulis Terhindar Dari Plagiarisme  (Lulus Uji Turnitin)"


kata sambutan yang kedua dari Wadek I IAIN Batusangkar yaitu bapak Dr. Masril, M.Pd., Kons. ia mengatakan dimana bapak mewakili dari rektor IAIN Batusangkar dan Dekan IAIN Batusangkar. bapak menyampaikan bahwa Rektor mengapresiasi acara webinar ini serta membuka acara ini secara resmi.

Moderator dari Webinar ini Ibuk Desri Jumiarti, M.Pd., Kons. dimana moderator menjelaskan CV dari Narasumber

Selanjutnya Narasumber yang sangar luar biasa bapak Dr. Ardimen, M.Pd., Kons bapak salah satu Dosen IAIN Batusangkar beliau sangat banyak mempunyai prestasi dan memiliki karya tulis ilmiah, reviewer dan editor jurnal nasional terakreditasi yang sangat luar biasa. disini beliau memberikan materi yang bermanfaat bagi Mahasiswa akhir dalam Menyusun sebuah Skripsi Dan bagi pembuat jurnal/Article.

    Materi yang diberikan oleh narasumber sangat membuat peserta menjadi antusias dalam bertanya. disini narasumber juga memberikan kiat/strategi dalam penulisan agar terhindar dari plagiarisme ini. bapak Dr. Ardimen, M.Pd,. Kons menyampaikan bahwa ada beberapa Tipologi orang dalam menulis dan untuk terhindar dari plagiarisme ini para penulis harus memahami tindakan yang termasuk dalam plagiat ini. tentu dalam penulisan ini adanya prinsip menulisnya kemudian mempunyai kiat/strategi menulis :JITU yang pertama yaitu jelas, intens (konsentrasi, alur berpikir) dan tepat (indikator tepat).







Kamis, 19 Agustus 2021

 Flyer Webinar Bimbingan KARIR Di IAIN Batusangkar 


Flyer Webinar Bimbingan Belajar Di IAIN Batusangkar 








Galeri LPBK IAIN BATUSANGKAR 


                  
          (Ruang Konseling perorangan 1)                                (Ruang Konseling perorangan 2)

  
       (Pelaksanaan Konseling Kelompok)                          (Pelaksanaan Bimbingan Kelompok) 



 

          (Ruang BKP & KKP)                                                       (Ruang Tamu LPBK) 

 
                            (Kegiatan )                                                  (Pelaksanaan Konseling Individual)


             
  (Fasilitas Kursi Rileksasi Konseling)                                  (Fasilitas Matras Konseling)

                                


              (Ruang Pelayanan Instrumen)                                (Ruang Pelayanan Konseling)

  

                                                      

(Ruang Kepala LPBK/KM)





 Layanan Bimbingan Kelompok

    Bimbingan kelompok adalah layanan bimbingan yang dilaksanakan dalam suatu kelompok dengan memanfaatkan dinamika kelompok sehingga anggota dapat mengembangkan potensi diri sekaligus memperoleh manfaat dari pembahasan topik masalah. Bimbingan kelompok ditujukan untuk mencegah timbulnya masalah pada siswa dan mengembangkan potensi siswa.

     Tujuan dari layanan bimbingan kelompok adalah agar mahasisawa mengatur kehidupannya sendiri, menjamin perkembangan dirinya seoptimal mungkin, memikul tanggungjawab sepenuhnya atas arah hidupnya sendiri, menggunakan kebebasannya sebagai manusia secara dewasa dengan berpedoman pada cita-cita yang mewujudkan semua potensi yang baik padanya, dan menyeleseikan semua tugas yang dihadapi dalam kehidupan ini secara memuaskan. Dengan mampu mengatur kehidupannya sendiri, siswa akan bisa mengatur kegiatan belajarnya dengan baik, begitu juga jika mahasiswa memiliki tanggungjawab atas arah hidupnya sendiri maka mahasiswa tidak akan menggantungkan diri pada orang lain dalam belajarnya, sehingga dalam diri siswa akan terbentuk kemandirian belajar. 

        Adapun dalam pelaksanaan bimbingan kelompok ini di butuhkan waktu 45 menit - 90 menit (sesuai kesepakatan dan kesempatan yang dimiliki anggota kelompok), dan dalam bimbingan kelompok ini bisa di lakukan dengan teknik antara lain sebagai berikut:

  1. Diskusi kelompok
  2. Bermain peran
  3. Home room program dan juga dengan teknik lain yang relevan

 

Layanan Mediasi


Layanan mediasi merupakan layanan konseling yang dilaksanakan konselor terhadap dua pihak (atau lebih) yang sedang dalam keadaan saling tidak menemukan kecocokan. Ketidakcocokan itu menjadikan mereka saling berhadapan, saling bertentangan, saling bermusuhan. Dengan layanan mediasi konselor berusaha mengantarai atau membangun hubungan diantara mereka, sehingga mereka menghentikan dan terhindar dari pertentangan lebih lanjut yang merugikan semua pihak.




    Secara umum, layanan mediasi bertujuan agar tercapainya kondisi hubungan yang positif dan kondusif di antara para klien atau pihak-pihak bertikai atau bermusuhan. Dengan kata lain agar tercapainya hubungan yang positif dan kondusif di antar siswa yang bertikai atau bermusuhan.

    Secara khusus, layanan mediasi bertujuan agar terjadi perubahan atas kondisi awal yang negatif (bertikai atau bermusuhan) menjadi kondisi baru (kondusif dan bersahabat) dalam hubungan antara kedua belah pihak yang bermasalah.

Rabu, 18 Agustus 2021

 

Deskripsi Umum

    Layanan konsultasi (KSI) merupakan layanan konseling yang dilaksanakan oleh konselor terhadap seorang pelanggan, disebut konsulti yang memungkinkan konsulti memperoleh wawasan, pemahaman dan cara-cara yang perlu dilaksanakannya dalam menangani kondisi dan/atau permasalahan pihak ketiga. Konsultasi pada dasarnya dilaksanakan secara perorangan dalam format tatap muka antara konselor (sebagai konsultan) dengan konsulti.

    Konsultasi dapat juga dilakukan terhadap dua orang konsulti atau lebih kalau konsulti-konsulti itu menghendakinya. Konsultasi dapat dilaksanakan di berbagai tempat dan berbagai kesempatan, seperti di sekolah atau di kantor tempat konsultan bekerja, di lingkungan keluarga yang mengundang konselor, ditempat konselor praktik mandiri (privat), atau di tempat-tempat lain yang dikehendaki konsulti dan disetujui konselor. Di manapun konsultasi diadakan, suasana yang tercipta haruslah relaks dan kondusif serta memungkinkan terlaksananya asas-asas konseling dan teknik-teknik konsultasi.

 


Format Layanan

    Pendekatan kolaboratif seringkali perlu dilakukan oleh konselor dalam mengupayakan pengentasan masalah yang ada di antara pihak-pihak yang bertikai. Dalam layanan KSI konselor menghubungi orang-orang atan pihak-pihak lain yang memiliki keterkaitan dengan masalah yang sedang dibahas. Pihak-pihak lain diupayakan dapat menyumbang kepada pengentasan masalah yang dibahas itu.


Layanan Konseling Individu

Deskripsi Umum

  Konseling Perorangan (KP) merupakan layanan konseling yang diselenggarakan oleh seorang konselor terhadap seorang klien dalam rangka pengentasan masalah pribadi klien. Dalam suasana tatap muka dilaksanakan interaksi langsung antara klien dan Konselor, membahas berbagai hal tentang masalah yang dialami klien. Pembahasan tersebut bersifat mendalam menyentuh hal-hal penting tentang diri klien (bahkan sangat penting yang boleh jadi penyangkut rahasia pribadi klien); bersifat meluas meliputi berbagai sisi yang menyangkut permasalahan klien; namun juga bersifat spesifik menuju ke arah pengentasan masalah. Layanan KP adalah jantung hatinya pelayanan konseling secara menyeluruh.



(Pelaksanaan Layanan Konseling Individual)


(Kaca Layanan)

    Dalam layanan KP konselor memberikan ruang dan suasana yang memungkinkan klien membuka diri setransparan mungkin. Dalam suasana seperti itu, ibaratnya klien sedang berkaca. Melalui “kaca” itu klien memahami kondisi diri sendiri (dan lingkungannya) dan permasalahan yang dialami, kekuatan dan kelemahan yang dimiliki, serta kemungkinan upaya untuk mengatasi masalahnya itu. Hasil “berkaca” itu mengarahkan dan menggerakkan klien untuk segera dan secermat mungkin melakukan tindakan pengentasan atas kekurangan dan kelemahan yang ada pada dirinya.

    Menciptakan suasana “berkaca” dan membawa klien ke hadapan kaca sehingga klien memahami kondisi diri dan mengupayakan perbaikan bagi dirinya, sering kali tidak mudah. Klien boleh jadi ragu-ragu berdiri di hadapan kaca; tidak tahu apa dan bagian mana yang harus dihadapkan ke arah kaca; tidak tahu bagaimana cara membaca dan menafsirkan apa yang terlihat di dalam kaca; tidak tahu apa yang harus diperbuat seiring dengan pemahaman terhadap kondisi sebagaimana terlihat di dalam kaca itu. Hal yang ironis dapat berkembang, misalnya apabila klien salah tafsir dan tidak mau menerima apa yang dilihatnya di dalam kaca; peristiwa “buruk muka cermin dibelah” dapat menjadi kenyataan. Sebaliknya, adalah sangat menguntungkan, bagi klien (dan juga konselor), apabila klien dapat dengan mudah dan lancar menjalani proses “berkaca” itu dan menindaklanjutinya. Kemungkinan lain, yang merupakan tantangan bagi konselor dalam upaya layanannnya, adalah suasana ibarat “membawa kuda mandi ke sungai”. Betapa sulitnya menarik dan menuntun kuda masuk ke air. Sesudah sampai ke air pun, sang kuda tidak dapat mandi sendiri. Siapa yang harus memandikannya, supaya kuda itu segar dan bersih? Pastilah bukan kuda itu sendiri.

Selasa, 17 Agustus 2021

Layanan Konseling Kelompok


Deskripsi Umum

    Layanan konseling dapat diselenggarakan baik secara perorangan manpun kelompok. Secara perorangan layanan konseling dilaksanakan melalui konseling perorangan atau layanan konsultasi, sedangkan secara kelompok melalui layanan bimbingan kelompok (BKp) atau konseling kelompok (KKp). Kedua layanan kelompok ini mengikutkan sejumlah peserta dalam bentuk kelompok, dengan konselor sebagai pemimpin kegiatan kelompok.

   BKp dan KKp mengaktifkan dinamika kelompok untuk membahas berbagai hal yang berguna bagi pengembanganpribadi dan/atau pemecahan masalah individu yang menjadi peserta kegiatan kelompok. Dalam BKp dibahas topik-topik umum yang menjadi kepedulian bersama anggota kelompok, sedangkan dalam KKp dibahas masalah pribadi yang dialami oleh masing-masing anggota kelompok. Baik topik umum maupun masalah pribadi itu dibahas melalui suasana dinamika kelompok yang intens dan konsturktif, diikuti oleh semua anggota di bawah bimbingan pemimpin kelompok (konselor).

        Layanan BKp dan KKp dapat diselenggarakan di mana saja, di dalam ruangan ataupun di luar ruangan, di sekolah atau di luar sekolah, di rumah salah seorang peserta atan di rumah konselor, di suatu kantor atau lembaga tertentu, atau di ruang praktik pribadi konselor. Di manapun kedua jenis layanan itu dilaksanakan, harus terjamin bahwa dinamika kelompok dapat berkembang dengan sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan layanan.

Selasa, 04 Mei 2021